Sesungguhnya peringatan itu memberi manfaat kepada mukmin

"Sesungguhnya Allah telah membeli daripada orang-orang yang beriman (mukmin), jiwa dan harta benda mereka dengan memberikan syurga kepada mereka, disebabkan mereka berjuang di jalan Allah, …. Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan dan itulah kemenangan yang seagung-agungnya". (At-Taubah: 111)

Perjalanan kehidupan seseorang menuntut kepada suatu perjuangan yang terkandung didalamnya nilai pengorbanan. Seseorang pejuang sudah pasti mengimpikan suatu kejayaan yang memerlukan pengorbanan. Seiring dengan pengorbanan itu sudah pasti perlukan ketabahan, keyakinan, semangat dan matlamat kejayaan yang jelas dan jitu demi memastikan kejayaan yang dimiliki akan membuahkan kebahagiaan kepada si pejuang. Sesungguhnya kehidupan adalah memberi bukan sekadar menerima...ia juga untuk dimanfaatkan sebagai bekalan kehidupan abadi.

“Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kebodohanku, sikapku yang melampaui batas dalam urusanku, dan semua dosaku yang Engkau lebih mengetahui mengenainya daripada diriku sendiri. Ya Allah, ampunilah kesungguhanku, kelalaianku, kesalahanku dan kesengajaanku yang semua itu ada pada diriku.” (Hadis riwayat Imam Al-Bukhari dan Muslim)

Sunday, December 4, 2016

Praktikkan Sunnah

Amalkan Sunnah


Bismillah... 


Anda pernah dengar ucapan ini?


- Ada Nabi larang buat ke?

- Benda baik apa salahnya..


PERNAH?? 

Ketahuilah, slogan-slogan sebegini TIADA NILAINYA dalam ibadah. Malah ia tidak akan pernah sesekali ditanya oleh para Sahabat r.hum. Soalan sebegitu tidak sepatutnya disebut-sebut oleh umat yang mengaku Islam yang membaca al-Qur'an serta belajar ilmu asas agama. Kerana apa? Perhatikan contoh di bawah :


1 ) Segala bentuk ibadah perlu ada Dalil YANG SOHEH DAN JELAS sebagai SANDARAN IBADAH


إِنۡ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰٓ إِلَىَّ‌ۚ


"Aku ( Muhammad ) tidak menurut melainkan apa yang diwahyukan kepadaku" ( al-An'am 6:50 )


2 ) Jika cintakan Allah, ikutilah Sunnah Rasul-Nya, bukan membuat sesuatu yang tidak ada asalnya dari Rasulullah ﷺ


 قُلۡ إِن كُنتُمۡ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى


"Katakanlah ( Muhammad ), Jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku" ( aali 'Imran 3:31 )


3 ) Menurut ulama' besar mazhab Syafie ( Ibnu Hajar al-Asqalani ) pula :


أَنَّ التَّقْرِير فِي الْعِبَادَة إِنَّمَا يُؤْخَذ عَنْ تَوْقِيف


"Penetapan ibadah diambil dari tawqif ( haram sampai adanya dalil)" ( Fathul Bari 2:80 )


4 ) Dari 'Aisyah r.ha, Nabi ﷺ bersabda,


مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ


"Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak" ( HR Muslim no.1718)


5 ) Jika berlaku pertembungan dalil Umum dan dalil Khusus, maka dalil Khusus perlulah diutamakan


Ibn Hajar al-Asqalani berkata dalam kitabnya Fathul Bari, "Apabila terjadi pertentangan antara lafaz Mujmal ( Umum ) dan Mufassar ( Khusus ), maka yang didahulukan adalah Mufassar"

_________


Jadi, sekarang, masih bertanya ada Nabi ﷺ larang ke tak dalam ibadah? Atau kita sepatutnya bertanya., " ADA KE NABI BUAT PERKARA INI DALAM IBADAH? "


Adapun hal-hal yang berkaitan dengan keduniaan, maka ia tidak mnjadi apa-apa kesalahan kerana ia bukan terkait denga urusan IBADAH.. 


Semoga bermanfaat.

Dipetik dari perkongsian Ustaz Nik Mohd Zaim



Sent from my iPhone

No comments:

Post a Comment